Di Jemaat Karunia, Maurits Mantiri Mengajak Untuk Pergi dan Berbuat

  • Whatsapp
Jemaat Karunia Manembo-nembo
MELAYANI : Walikota menyampaikan sambutan di Ibadah penerimaan dan pengutusan Pendeta di Jemaat Karunia Manembo-nembo.

SAAT ini dibutuhkan sikap peduli dengan keadaan sekitar, tidak menunggu dan memposisikan diri sebagai manajer, tetapi bertindak sebagai pelayan public. Akan banyak sisi positif yang terjadi, jika kita memilih untuk pergi dan berbuat.

Demikian sambutan Walikota Ir Maurits Mantiri, MM di ibadah penerimaan dan pengutusan pendeta di Jemaat GMIM Karunia Manembo-nembo Wilayah Bitung 7, Minggu (24/10/2021) sore.

Read More

Di awal sambutan Walikota menyentil posisi relasi pemerintah dan gereja, yang menurutnya memiliki peran yang besar terutamanya bersama melihat realitas yang di sekitar. Maurits mengingatkan tentang fakta usia sekolah di kota Bitung yang masih perlu terus didorong untuk lebih maju lagi.

‘’Sesuai data yang ada, rataan usia sekolah Bitung masih di bawah, lulusan dominan masih SMP, ke mana porsi usia sekolah yang lain. Ini menjadi tanggung-jawab kita semua, bagaimana memastikan agar generasi muda itu tumbuh memiliki basik pendidikan yang memadai’’ papar Maurits.

Gereja di dalamnya para hamba Tuhan maupun pelayan khusus (Penatua, Diaken) diajak mengenali anggota jemaatnya. Melihat yang bersekolah, kebutuhan mereka, termasuk cari tau apakah sudah memiliki BPJS dan lain-lain. Ia mencontohkan baru-baru ini melalui program ‘rumah diakonia’, terungkap ada tiga anak putus sekolah di tengah keluarga yang tinggal diasuh seorang nenek lumpuh, kemudian difasilitasi masuk sekolah.

Sayangnya, belakangan ketiga anak ini sempat disuruh pulang oleh pihak sekolah oleh karena ketiadaan data pendukung, pihak sekolah malah meminta orang tua datang ke sekolah.

‘’Datang bagaimana sedang dorang tinggal punya nenek yang berjalan saja susah, nah ini kondisi yang torang alami, bagaimana mengubah mindset pemimpin bukan sebagai manajer, tetapi bertindak menjadi pelayan publik’’ kata Walikota.

Olehnya sambil mengutip firman, Maurits mengajak  jemaat untuk pergi dan berbuat baik. Artinya melakukan sesuatu yang berguna menolong orang lain.

‘’Di situ disebutkan pergi, berarti tidak tinggal diam. Nah mari semua kita dengan kapasitas yang ada boleh terpanggil untuk pergi dan berbuat’’ pungkas Walikota.

 Maurits Mantiri di Jemaat Karunia

Dalam ibadah sore itu, dilaksanakan penerimaan dan pengutusan Pendeta, di mana Pdt Natalia Christie Deysie Wokas , S Teol melayani di Jemaat Genesaret Bitung 12 dan Pdt Emy Olke Pinontoan, STh yang sebelumnya melayani di jemaat Zaitun Madidir masuk menggantikan Pdt Natalia di jemaat Karunia manembo-nembo. (erkaem)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *